58 Kecelakaan di Jalan Tol Semarang – Batang Selama Januari-Februari 2019
Foto: detik.com

58 Kecelakaan di Jalan Tol Semarang – Batang Selama Januari-Februari 2019

 

Foto: detik.com

KECELAKAAN – Kecelakaan apalagi maut bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja. Maka, pengendara kendaraan jangan lupa berdoa untuk keselamatan diri sendiri.

Siapa pun tidak ingin dan berharap menjadi korban kecelakaan, kadangkala kita sudah sangat hati-hati tapi orang lain tidak hati-hati.

Maka kita harus 200 persen hati, apalagi melaju dalam jalan tol yang sangat panjang. Seringkali bila melewati jalan  tol yang lurus dan relatif lengang, inginnya menginjak gas terus dan tidak sadar pada kecepatan kendaraannya.

Selain faktor kecepatan yang tinggi, pengemudi yang lelah diduga menjadi pemicu kecelakaan di ruas tol.

Dari catatan Jasamarga Tol Operation (JMTO), terjadi 58 kecelakaan di ruas jalan tol Semarang-Batang selama Januari-Februari 2019.

“Pada Januari, ada 27 kecelakaan dan Februari terjadi 31 kecelakaan,” terang Manager Area Tol Semarang-Batang JMTO, Ismanto kepada awak media

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Arie Irianto, menambahkan, sebenarnya, diberlakukan batas maksimal kecepatan berkendara di ruas tol tersebut yakni 60-80 km/jam.

Sebelumnya, kecelakaan terjadi ri ruas Tol Semarang-Batang di KM 349. Kecelakaan yang melibatkan mobil yang ditumpangi Bupati Demak M Natsir itu merenggut nyawa ajudan bupati, Febri Dien Terial.

Sementara, Natsir mengalami patah pada tulang panggul dan dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang.

Lalu kecelakaan  di ruas tol Ungaran-Bawen Km 436, Senin (4/3) sekitar pukul 06.53.

Mohammad Luthfi (30) dan Taufik yang mengendarai Isuzu elf bernomor polisi B 7202 MF terpaksa dilarikan ke RSUD Ambarawa setelah mobil yang mereka kendarai tergelincir dan terguling.

“Mobil tersebut masuk dari pintu tol Ungaran menuju Bawen dan melaju dengan kecepatan tinggi. Sesampai di TKP (tempat kejadian perkara), kendaraan hilang kendali sehingga terguling dari lajur A dan bahu jalan. Posisi mobil sampai melintang,” terang Supervisor Layanan Jalan Tol TMJ Angga Aditya, Senin.

Menurut Angga, mobil yang dikemudikan Lutfi itu membawa empat penumpang dari Pekalongan dan barang berupa baju.

“Tidak ada korban jiwa tapi dua korban mengalami luka sehingga dibawa ke RSUD Ambarawa untuk mendapatkan perawatan,” imbuhnya.

Sementara, Kasatlantas Polres Semarang, AKP Shandi WIdyanoe, menjelaskan jalan di lokasi kejadian sedikit menikung ke kanan.

Diduga, sopir tak dapat mengendalikan laju kendaraan karena melaju kencang sehingga mobil tergelincir hingga 40 meter.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo, menambahkan, selama 1 Januari 2019-28 Februari 2019, terdapat 110 kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum tersebut. Angka ini naik dibandingkan periode 1 November 2018-31 Desember 2018. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*